Rss Feed
  1. JOURNEY 4

    Saturday, January 4, 2014


    Sambungan dari journey 3

    Selama 4 bulan disana, memberikan banyak pelajaran dan arti hidup. Pikiran saya seperti terbuka setelah melihat dunia luar. Bersosialisasi dengan orang yang memiliki kebiasaan dan adat yang berbeda dengan kita tapi memberikan suatu pelajaran dan harmoni. Banyak pelajaran dari semua kisah yang di ambil. Seperti kebiasaan baik orang korea yang selalu membuka sepatu sebelum masuk ke kelas, mereka yang selalu menggosok gigi bersama-sama setelah makan siang, mereka yang dengan terbuka menerima orang asing untuk tinggal bersama mereka selama beberapa hari, dan lainnya. Walaupun ada juga kebiasaan mereka yang tidak seharusnya kita tiru seperti kebiasaan mereka yang suka mabuk-mabukkan dan operasi plastik. Namanya juga pengalaman hidup, kita bisa melihat sisi lain dari dunia dan dari pengalaman ini kita bisa mengambil sisi baik nya, dan membuang sisi buruk yang seharusnya tidak kita tiru.
    Dengan pengalaman pertukaran pelajar disini, saya bertemu dengan banyak orang dan belajar banyak hal. Salah satu nya adalah menambah koneksi dan relasi. Seperti mendapat tawaran dari dosen saya di Korea untuk melanjutkan sekolah di sana seandainya saya berminat setelah lulus nanti.  Dosen saya berkata, kalau saya lulus nanti dan berminat melanjutkan sekolah ke PKNU, saya bisa menghubungi beliau, dan beliau akan merekomendasikan saya untuk mendapatkan beasiswa professor di kampus. Saya sangat  bersyukur, saya  bisa mendapatkan kesempatan bertemu dengan tenaga pengajar yang mau memberikan kesempatan kepada saya untuk berkarya dalam bidang pendidikan.
    Dengan menjadi tenaga pengajar di sekolah dasar. Saya juga mendapat pengalaman bagaimana caranya mendidik siswa, dan mendapat kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia ke dunia luar. Pengalaman mengajar ini  menambah kepercayaan diri saya di depan umum. Saya tidak pernah menyangka kalau saya bias berceloteh di depan kelas selama beberapa jam. Dan sebelum datang ke kelas, saya sebetulnya merasa agak deg-degan , maklum saja saya belum ada pengalaman mengajar sebelum ini, dan saya belum pernah berbicara di depan umum dalam waktu yang lama apalagi di depan orang asing. Namun, setelah mengajar di beberapa sekolah, saya sudah agak terbiasa. Dan dari pengalaman ini lah yang meningkatkan rasa percaya diri saya. Hal ini juga bias melatih kemampuan bahasa inggris saya di depan umum. Saya mengajar dalam bahasa inggris kepada anak murid saya , dan kemudian di translate kan oleh guru mereka dalam bahasa korea apabila siswa di kelas tidak faham.
    Saya juga bisa melatih dan mempraktekkan kemampuan bahasa Korea saya secara langsung. Iya, mau tidak mau kadang-kadang saya harus berbicara menggunakan bahasa korea di tengah umum seperti pasar, halte bus, dan lainnya. Karena banyak dari mereka tidak terlalu mengerti apabila kita berbicara bahasa inggris. Jadilah saya berusaha semampu saya untuk mempelajari bahasa mereka agar memudahkan saya untuk berkomunikasi.  Dan tentu saja hal ini memberikan efek positif kepada saya dimana saya dapat meningkatkan kemampuan bahasa inggris dan bahasa korea saya secara bersamaan.

    Kemudian, satu bulan sebelum saya meninggalkan korea. Saya mendapat berita baik bahwa saya juga di terima sebagai salah satu peserta Forum Pemuda di Rusia yang akan di laksanakan dalam waktu dekat yaitu International Youth Forum Seliger 2012 dalam bulan Juli.  Sewaktu saya di Korea, saya mendapat informasi dari facebook tentang forum ini.  International Youth Forum Seliger merupakan program forum tahunan yang di selenggarakan pihak Russian Federation. Saya sangat tertarik, dan mencoba untuk mendaftar sebagai peserta. Prosedur pendaftaran nya pun cukup sederhana. Semuanya dilakukan secara online dengan mengisi berbagai macam formulir, seperti mengisi biodata diri, riwayat pendidikan, melampirkan surat referensi dari dosen, dan mengisi beberapa essay yang menceritakan tentang kefahaman kita mengenai beberapa topik yang akan di diskusikan selama forum berlangsung, juga menceritakan tentang kegiatan kita yang telah kita ikuti dan dampak positif dari forum tersebut terhadap masyarakat sekitar. Setelah semuanya selesai, klik submit. Dan menunggu pengumuman seleksi.
    Alhamdulillah, setelah menunggu beberapa minggu, saya mendapat kabar baik bahwa saya masih diberi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman ke negeri eropa untuk mengikuti forum pemuda di Rusia ini. Setelah saya menginjakkan kaki di Malaysia, saya langsung menguruskan semua perlengkapan dan menguruskan visa dengan lengkap dan teliti. Saya tidak mau kejadian yang membuat saya sempat stress dulu terulang lagi untuk yang kedua kalinya gara-gara visa. Sebelum berangkat, saya sudah berkenalan dulu dengan beberapa teman Indonesia yang juga di terima menjadi peserta dalam forum pemuda tersebut di dunia maya.
    Kami semua bertemu di bandara Dubai untuk transit, dan melanjutkan perjalanan ke Russia bersama-sama. Sungguh perasaan bahagia yang tak terkira ketika menginjakkan kaki ke bumi Eropa untuk pertama kalinya. Kami menunggu jemputan di bandara dan juga bertemu dengan peserta lain dari beberapa negara yang akan bersama-sama melanjutkan perjalanan selama 10 jam ke tempat forum. Tempat dilaksanakannya forum tersebut terletak di Danau Seliger. Sebuah tempat yang bagi saya cukup jauh dan sangat terpencil, 10 jam naik bus dari Kota Moscow. Tempat ini begitu terpencil tanpa adanya mall besar dan tanpa kereta bawah tanah. Yang ada hanya pohon-pohon, danau yang indah, dan juga terdapat sebuah desa tak jauh dari danau ini. Desa terpencil yang bisa di capai sekitar 10 menit dari lokasi forum. Di desa ini terdapat satu gereja tua yang terkenal sebagai tempat wisata para turis. Gereja yang dikelilingi danau, dan rumah penduduk sekitar yang sederhana.

    Bersambung lagi .... 

  2. 0 comments:

    Post a Comment